Showing posts with label Agen Tangkasgame. Show all posts
Showing posts with label Agen Tangkasgame. Show all posts

Agen Tangkasgame - Legenda Basket Tanah Air Berlaga di Ajang All-Star

Agen Tangkasgame - Legenda Basket Tanah Air Berlaga di Ajang All-Star

Rgobet.com adalah tangkas online dengan setelan versi darat terpercaya -
Tampil di Indonesian Legends Game di Bandung dan Surabaya
Flexi National Basketball League (NBL) Indonesia All-Star 2012 feat USA Pro Ball Alumni tidak hanya menjadi ajang pamer skill para bintang basket tanah air. Fans yang kangen dengan para mantan superstar basket tanah air juga bisa menyaksikan kembali aksi mereka di atas lapangan dalam laga Indonesian Legends Game.
Sejumlah legenda basket Indonesia di era Kobatama dan IBL telah dipastikan ‘turun gunung’ dalam ajang tersebut. Mereka adalah Ali Budimansyah (eks Aspac Jakarta), Andre Tiara (eks Garuda Bandung), Riko Hantono (eks Aspac Jakarta), Charlie Affandy (eks CLS Surabaya), serta para mantan bintang lainnya.
Dua puluh pemain legenda itu akan ikut bermain di Bandung, mengiringi laga utama yang menampilkan kolaborasi para eks bintang NBA Jason Williams dkk dengan tim Red dan Blue All-Star. Sementara di Surabaya, Indonesian Legends Game bakal menyuguhkan aksi para mantan bintang dari dua tim Flexi NBL Indonesia yang berbasis di Jawa Timur, CLS Surabaya dan Bimasakti Malang.
Gelaran Indonesian Legends Game itu disambut antusias oleh para legenda yang bakal ikut bermain. Mereka sudah tak sabar ingin bernostalgia, merasakan kembali energi ribuan fans di pinggir lapangan. ”Menyenangkan sekali bisa kembali bereuni dengan mereka (mantan bintang-bintang basket Indonesia). Setelah sekian lama vakum, kami bisa kembali merasakan atmosfer sebuah pertandingan yang dikelola secara profesional,” ungkap Riko Hantono. “Laga itu akan membangkitkan kenangan saat saya masih berkompetisi di level tertinggi basket di Indonesia,” tambah pemain yang memutuskan pensiun pada tahun 2009 silam.
Bagi Riko, kemasan kompetisi yang jauh tumbuh pesat membuatnya makin antusias menyongsong laga nostalgia itu. ”Kompetisi basket profesional yang sekarang ini sudah berada di track yang benar. Saya bahkan optimis jalurnya akan semakin berkembang. Banyak manfaat yang bakal diperoleh pemain ketika mengikuti kompetisi dengan kemasan seperti ini,” ucap mantan kapten Tim Nasional (Timnas) basket Indonesia itu.
Flexi NBL Indonesia All-Star 2012 feat USA Pro Ball Alumni akan berlangsung di C-Tra Arena Bandung pada 27 Juni 2012 dan DBL Arena Surabaya pada 30 Juni mendatang. Laga bintang ini akan mempertemukan empat eks bintang NBA dengan para pemain basket terbaik tanah air. (*)

Agen Tangkasgame - Kisah di Balik 'Sengatan Smash 100 Watt' Hariyanto Arby

Agen Tangkasgame - Kisah di Balik 'Sengatan Smash 100 Watt' Hariyanto Arby


Mejadarat.com adalah situs pilihan agen bandar togel dan pemain togel, togel online terpercaya dengan pasaran togel terbaik, togel dengan komisi dan potongan terbesar dan pembayaran tercepat - Seperti apakah rasanya disengat listrik berkekuatan 100 watt? Tanya saja pada lawan main mantan pebulu tangkis nasional, Hariyanto Arby. Dengan kekuatan jumping smash yang khas, ia mengalahkan lawan-lawannya dan mendapat julukan ‘Smash 100 Watt’. Berkat teknik jumping smash tersebut, pria kelahiran Kudus, 21 Januari 1972 ini disebut-sebut sebagai reinkarnasi atlit legendaris, Lim Swie King. Jika Lim Swie King selalu mengambil satu langkah mundur sebelum melancarkan serangan smash, Hari tidak. Ia langsung melompat dan melancarkan Smash 100 Watt-nya.

Mengikuti kejuaraan Pelajar se-Asia di Hongkong tahun 1986, karir Hari di dunia bulu tangkis pun dimulai. Meski namanya mulai diperhitungkan berkat gaya smash-nya yang atraktif tersebut, hingga tahun 1992 prestasi Hari belum kunjung bersinar di turnamen internasional. Beban tersebut kian terasa di pundaknya terlebih karena ia dibayang-bayangi oleh prestasi kedua kakaknya yang merupakan atlit bulu tangkis legendaris, Hastomo Arbi dan Eddy Hartono.

Ketika semua orang sudah meyakini karir Hariyanto Arbi telah berakhir, semangat pantang menyerah dan kerja kerasnya akhirnya membuahkan hasil. Ia berhasil mengibarkan Sang Saka di hadapan dunia dengan menjuarai All England tahun 1993 dan 1994. Menyusul dengan segudang prestasi lainnya di kejuaraan Taiwan Master, Jepang Terbuka, Hongkong Terbuka, SEA Games, dan Thomas Cup. Semua prestasi tersebut diraih secara konsisten mulai dari tahun 1993 – 1998, termasuk diantaranya Juara Dunia tahun 1995.

Hingga kini ia telah menggantung raket, kehidupannya tak jauh dari dunia bulu tangkis. Ia dan dua rekannya menggeluti bisnis peralatan bulu tangkis bernama Flypower. Perusahaan miliknya kerap menjadi sponsor bagi beberapa atlit muda yang potensial dengan mengirim mereka ke berbagai kejuaraan di dalam dan di luar negeri. Hal ini dilakukannya untuk terus memajukan bulu tangkis di Indonesia dan menyemangati generasi penerus.

Agen Tangkasgame - Fokus Bahrain, Lupakan Taiwan

Agen Tangkasgame - Fokus Bahrain, Lupakan Taiwan 

Rgo88.com adalah tangkas online dengan setelan versi darat terpercaya - TIM nasional (timnas) muda Indonesia belum mampu memberikan kejutan pada laga perdana grup C kejuaraan 22nd FIBA Asia U18 di Mongolia kemarin (17/8). Taiwan yang lebih berpengalaman mampu mengalahkan Indonesia dengan skor 99-44 di Central Sport Hall, Ulan Bator.
Walau kalah, Indonesia sebetulnya mencatat sejarah penting. Untuk kali pertama dalam 17 tahun, Indonesia tampil lagi pada FIBA Asia U18. Merah Putih kali terakhir berlaga pada ajang junior bergengsi di Asia tersebut pada 8 Maret 1995. Indonesia kalah saat melawan Thailand dengan skor 60-49 pada ronde kedua.
Taiwan membuktikan diri sebagai salah satu tim terkuat di Asia. Sejak awal pertandingan, tim peringkat ketiga kejuaraan edisi sebelumnya tersebut bermain cepat serta agresif. Pelatih timnas muda Indonesia Nathaniel ’’Nath’’ Zeller Canson mengatakan bahwa timnya sangat kesulitan saat menghadapi permainan cepat Taiwan. Bagi Coach of the Year NBL Indonesia 2011–2012 itu, kualitas pemain Taiwan jauh di atas Indonesia.
’’Saat melawan tim yang cepat, kami menghadapi problem dalam transisi. Gerakan pemain lawan juga bagus. Mereka akurat dan sangat kuat dalam melakukan rebound,’’ paparnya. ’’Tetapi, ini masih pertandingan pertama. Saya tahu bahwa para pemain amat bersemangat. Kami segera melakukan pembenahan agar bisa bangkit untuk mengalahkan Bahrain,’’ imbuh pelatih baru Pelita Jaya Jakarta tersebut.
Memang, kekalahan kemarin tidak perlu terlalu ditangisi. Indonesia berpeluang memetik ke me nangan perdana di grup C saat melawan Bahrain hari ini (18/7). Tradisi Bahrain pada ajang itu memang tidak sekuat Taiwan. Negeri teluk tersebut lama tidak tampil pada FIBA Asia U18. Kali ter akhir Taiwan berlaga pada 1982 atau 30 tahun lalu di Manila, Filipina.
Asisten pelatih Taiwan Yen Hsing-su mengatakan bahwa Indonesia sebetulnya merupakan tim bagus. Namun, timnas muda tidak tenang dalam mengontrol permainan dan sering kehilangan bola.

Zona Bola Tangkas - Pandev Setuju Dengan Mourinho Mengenai Ballon d'Or

Zona Bola Tangkas - Pandev Setuju Dengan Mourinho Mengenai Ballon d'Or

Rgobet.com adalah tangkas online dengan setelan versi darat terpercaya -
Striker Napoli, Goran Pandev, setuju dan membenarkan komentar dari Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, mengenai pemilihan suara yang dilakukan oleh FIFA untuk memilih para pemenang Ballon d'Or. Ia membenarkan bahwa dirinya melihat pemilihan suara itu telah diatur sebelumnya.

Goran Pandev secara jujur mengatakan bahwa dirinya memilih Jose Mourinho sebagai pelatih terbaik di dunia, namun ia merasa sangat aneh dengan hasil pemilihan yang mengatakan bahwa Vicente Del Bosque sebagai pemenangnya. Bahkan nama Mourinho tidak masuk dalam tiga besar yang ditempati oleh Roberto Mancini dan Jurgen Klopp.
"Saya memilih Jose (Mourinho). Dan apa yang terjadi di sana, saya tidak tahu. Saya melihat banyak hal-hal aneh yang terjadi dalam acara itu," tutur Pandev kepada La Sexta Deportes.
"Saya juga sempat mengatakan hal ini kepada Mourinho bahwa saya memilih dirinya, tapi saya tidak tahu apa yang terjadi selanjutnya. Ia tampak begitu sedih, namun baik saya maupun Mourinho tidak dapat mengubahnya," Namun meskipun ia melihat ada banyak hal aneh pada acara tahunan itu, Pandev mengatakan bahwa dirinyatidak akan melaporkan hal ini kepada FIFA sebagai pihak penyelenggara.